Ksp dan KELARUTAN — Ksp

Postingan ini saya ketik sendiri dan tidak di copas dari mana pun.

Apa sih bedanya kelarutan dan Ksp?

  • Kelarutan = Kepekatan suatu senyawa kimia dalam satuan mol per satu liter, artinya sama dengan Molaritas atau konsentrasi suatu zat kimia.
  • Ksp (Hasil kali kelarutan) = Perkalian ion-ion dari reaksi ionisasi suatu zat kimia, yang dipangkatkan orde atau koefisien masing-masing ion tersebut. Dan, Ksp menyatakan seberapa besar larut atau endap suatu zat dalam larutan lain.

Mengerti? Pastinya dong. Nah, dalam bab Ksp ini kita harus bisa membuat reaksi ionisasi yang sudah dipelajari dahulu di reaksi teori Bronsted-Lowry atau reaksi ionisasi (bab asam-basa). Artinya, kita harus tahu berapa muatan setiap ion. Oke, langsung masuk contoh soal ya:

A. Kelarutan (umumnya dinyatakan dalam ‘s’)

  1. Kelarutan BaSO4 (Ksp BaSO4 = 4 x 10^-4) jika dinyatakan dalam s adalah …
    –> Pertama, buat reaksi ionisasi BaSO4 (Barium sulfat), lalu turunkan ion-ionnya berdasarkan banyak koefisien masing-masing ion:
    BaSO4 ⇆ Ba2+ + SO4 2-
    Ksp            s            s

    Ksp = (s) (s) ———> Ksp dipangkatkan koefisien (orde) setiap ion, tapi kebetulan koefisien Ba2+ dan SO4 2- adalah 1
    4 x 10^-4(Ksp) = s^2
    s = √4 x 10^-4
    2 x 10^-2 mol/L

  2. Ca(OH)2 dengan data Ksp umumnya adalah 8 x 10^-6 memiliki kelarutan sebesar …
    –> Ca(OH)2 ⇆ Ca2+ + 2OH-
                                s          2s
    Ksp = (s) (2s)^2 —–> Ksp dipangkatkan koefisien (orde) masing-masing ion
    8 x 10^-6 = 4s^3
    s = ∛2 x 10^-6
    1,25 x 10^-3 mol/L
  3. Sebanyak 2,62 x 10^-3 gram Mg3(PO4)2  (Mr = 262 g/mol) tidak mengendap dalam 1000 mL air, berapakah [Mg2+] yang membuat senyawa tersebut tidak mengendap?
    –> Penyelesaian:
    A. Mencari [Mg3(PO4)2] atau molaritas atau kelarutannya
    *n = g/Mr
    = 2,62 x 10^-3 gram/262 gram/mol
    = 10^-5 mol
    *M = n/V (L)
    = 10^-5 mol/1 L
    = 10^-5 molar (s)
    B. Mencari [Mg2+] dalam [Mg3(PO4)2]
        Mg3PO42 ⇆ 3Mg2+ + 2PO4 3-
           Ksp               3s            2s
    –> Tadi ditemukan s-nya sebesar 10^-5, maka untuk [Mg2+]:
    [Mg2+] = 3s
                  = 3 x 10^-5 mol/L

B. Ksp

  1. Jika diketahui kelarutan Li3PO4 sebesar x, maka Ksp yang dimiliki sebesar …
    Li3PO4 ⇆ 3Li+ + PO4 3-
    3x         x ———–> (bisa juga dinyatakan s, tapi di soal dinyatakan x)
    Ksp = (3x)^3 (x)
    Ksp = 27x^4
  2. Pada suhu tertentu sebanyak 1,75 g BaF2 (Mr = 175) dilarutkan dalam 500 mL air murni membentuk larutan jenuh. Hasil kali kelarutan BaF2 pada suhu tersebut adalah …
    A. Mencari [BaF2]
    *n = g/Mr
          = 1,75 gram/175 gram/mol
          = 0,01 mol
    *M = n/V (L)
           = 0,01 mol/0,5 L
           = 0,02 M (s)
    B. Mencari Ksp
        BaF2 ⇆ Ba2+ + 2F-
                       s         2s
        Ksp = (s) (2s)^2
                = 32 x 10^-6
  3. Pada suhu tertentu hasil kali kelarutan TiCl sebesar 10^-4. Jika Mr TICl = 240, jumlah maksimum talium klorida yang dapat dilarutkan dalam 1 mL air pada suhu tersebut sebanyak …
    A. Mencari molaritas dari Ksp
        TiCl ⇆ Ti+ + Cl-
                    s        s
    Ksp = s^2
         s = 10^-2 mol/L
    B. Mencari mol
    *M = n/V
    n = 10^-2 mol/L x 0,001 L
    = 10^-5 mol
    C. Mencari massa TICl
    n = g/Mr
    g = 10^-5 mol x 240 gram/mol
        = 2,4 x 10^-3 gram

C. Hubungan Ksp terhadap kelarutan terbesar atau terkecil suatu senyawa kimia
—-> Konsepnya

  • Semakin besar Ksp, semakin besar kelarutan suatu zat dan susah mengendap
  • Semakin kecil Ksp, semakin kecil kelarutan suatu zat dan mudah mengendap
  1. Jika diketahui Ksp CuI = 10^-14 dan Ksp AgI = 10^-16, manakah senyawa yang mudah mengendap?
    = Sesuai peraturan di atas, maka yang mudah mengendap adalah senyawa AgI.
  2. Diketahui data Ksp sebagai berikut:
    CaCO3 = 7,1 x 10^-9
    CaSO4 = 4,9 x 10^-6
    BaCO3 = 2,6 x 10^-9
    BaSO4 = 1,1 x 10^-9
    Urutan senyawa-senyawa tersebut berdasarkan kelarutannya dalam air dari yang terkecil yaitu …
    –> Kalau soalnya begini, pertama lihat pangkat masing-masing Ksp. Yang pangkat paling besar itulah paling kecil kelarutannya, tapi yang pangkatnya paling kecil itulah paling besar kelarutannya. Nah, sekarang sudah didapat paling kecil antara CaCO3, BaCO3, dan BaSO4, serta paling besar adalah CaSO4.
    –> Setelah itu, lihat yang bagian sebelah kiri tanda kali khusus pangkatnya sama. Yang angka paling besar itulah kelarutan paling besar, tapi yang angka paling kecil dari yang lain di pangkat sama itulah paling kecil. Dan didapatkan antara pangkat 10^-9 tersebut yang paling besar adalah CaCO3, CaSO4, lalu BaSO4.
    –> Nah, didapatkan jawabannya: BaSO4 – BaCO3 – CaCO3 – CaSO4
  3. Dalam suatu larutan terdapat ion Ag+, Ca2+, Ba2+, Sr2+, dan Pb2+ dengan konsentrasi yang sama. Jika larutan tersebut ditetesi dengan larutan K2SO4, zat yang mula-mula mengendap adalah …
    A. Ag2SO4 (Ksp = 1,4 x 10^-5)
    B. SrSO4 (Ksp = 2,5 x 10^-7)
    C. PbSO4 (Ksp = 1,7 x 10^-8)
    D. BaSO4 (Ksp = 1,1 x 10^-10)
    E. CaSO4 (Ksp = 9 x 10^-6)
    –> Kata “Mula-mula mengendap”, maka Ksp-nya harus kecil. Terlihat sesuai penjelasan saya tadi di nomor 2, maka Ksp paling kecil adalah milik BaSO4.

LANJUT : HUBUNGAN pH DENGAN Ksp — Ksp 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s