ION SENAMA (SEJENIS) — Ksp

Halo! Postingan ini saya ketik sendiri🙂 Nah, subbab Ksp kali ini membahas ion senama atau sejenis terhadap dua senyawa. Setelah memahami postingan ini, jangan sungkan untuk bertanya ya, apalagi di sekolah ^_^. Sebelumnya perhatikan apa yang dimaksud ion senama tersebut:

–> AgCl 0,1 M dalam HCl 4 M. Nah, ion senama tersebut adalah ion klor (Cl-), artinya AgCl (perak klorida) memiliki ion sekutub dengan HCl. Sudah ngerti? Kalau belum, perhatikan lagi:
–> Al2(SO3)3 larut selama empat menit dalam Na2SO3. Ion senamanya adalah ion sulfit (SO3 2-).

*Nah, ada beberapa aturan dalam ion senama di Ksp, di antaranya:
1. Semakin banyak ion senama, maka memperkecil kelarutan suatu zat
2. Semakin kecil ion senama, maka memperkuat kelarutan suatu zat

Kalau gitu, masuk ke contoh soal yuk. Buka LKS Kimia kita, pada:

1. (LKS hal 91 nomor 2) Kelarutan PbI2 dalam larutan KI 0,01 M adalah … M

–> Pertama, carilah ion senamanya, yaitu ion iodida (I-). Lalu pecahkan KI menjadi reaksi ionisasinya:
KI   ⇄   K+   +    I-
0,01     0,01      0,01 –> Nah, [KI] = [I-] = 0,01 molar atau 10^-2 molar
–> Setelah itu, masukkan ke rumus Ksp-nya si PbI2:
PbI2  ⇄  Pb2+  + 2I-
Ksp = [Pb2+] [I-]^2  –> Ingat, rumus Ksp selalu dipangkatkan koefisien atau orde ionnya!
9 x 10^-9 = [Pb2+] [10^-2]^2
[Pb2+] = 9 x 10^-5

Karena [Pb2+] = s (kelarutan) si PbI2, maka jawabannya 9 x 10^-5 (B)

2. (LKS hal 91 nomor 3, Olimpiade Kimia Provinsi) Kelarutan Barium sulfat yang paling kecil terdapat pada 0,01 M larutan …

–> Sebelumnya, rumus kimia Barium sulfat adalah BaSO4. Nah, lihatlah ion senama dari obsein A sampai E. Karena molaritasnya 0,01 Molar semua, maka mari cek satu per satu dengan reaksi ionisasi dan ingat 2 aturan mengenai ion senama di atas.
A. BaCl2 ⇄ Ba2+ + 2Cl- ; ion senamanya Ba2+
= Di sini, ion senamanya hanya 1 buah ion Ba2+
B. Na2SO4 ⇄ 2Na+ + SO4 2- ; ion senamanya SO4 2-
= Di sini, ion senamanya hanya 1 buah SO4 2-
C. Al2(SO4)3 ⇄ 2Al3+ + 3SO4 2- ; ion senamanya SO42-
= Ion senamanya hanya 3 ion SO4 2-
D. (NH4)2SO4 ⇄ 2NH4+ + SO4 2- ; ion senamanya SO4 2-
= Ion senamanya 1 ion SO4 2-
E. Ba(NO3)2 ⇄ Ba2+ + 2NO3 – ; ion senamanya Ba2+
= ion senamanya 1 ion Ba2+

–> Karena kelarutan kecil, maka ion senama paling banyak terdapat pada C. Al2(SO4)3

3. (LKS hal 93 nomor 12) Kelarutan AgCl dalam air sebesar 10^-5 mol/L. Kelarutan AgCl dalam CaCl2 0,05 M adalah …

–> Sama seperti soal nomor 1, ion senamanya adalah Cl-, tapi memiliki koefisien berbeda. Sama, awalnya buat reaksi ionsisa CaCl2:
CaCl2  ⇄  Ca2+  +  2Cl-
0,05        0,05        0,1 –> Ambil yang 0,1 milik [Cl-] karena ion senama!
–> Sebelumnya cari nilai Ksp AgCl dari kelarutannya:
Ksp AgCl = s^2
= (10^-5)^2
= 10^-10

Langsung deh masuk ke rumus Ksp AgCl karena yang ditanya AgCl.
AgCl ⇄ Ag+ + Cl-
Ksp = [Ag+] [Cl-]
10^-10 = [Ag+] [10^-1]
[Ag+] = 10^-9

Maka, jawabannya E. 1 x 10^-9 mol/L

4. (LKS hal 94 nomor 22) Kelarutan CaCO3 10^-4 M yang paling kecil terdapat dalam …
–> Sama seperti nomor 2, maka pecah menjadi reaksi ionisasi sekaligus lirik ion senamanya dengan CaCO3. Dan, kebetulan konsentrasinya sama semua:
A. air murni (H2O) ; lho, gk ada ion senama tuh, jadi salah.
B. Na2CO3 ⇄ 2Na+ + CO3 2-
= ada 1 ion CO3 2-
C. CaCl2 ⇄ Ca2+ + 2Cl-
= ada 1 ion Ca2+
D. Ca3(PO4)2 ⇄ 3Ca2+ + 2PO4 3-
= ada 3 ion senama Ca2+
E. K2CO3 ⇄ 2K+ + CO3 2-
= ada 1 ion senama CO3 2-

Eh, udah nampak tuh ion senama paling banyak. Jawabannya: D. Larutan Ca3(PO4)2 0,01 M

5. (LKS hal 92 nomor 8, UN 2014) Sebanyak 100 mL larutan NaOH 0,008 M ditambahkan ke dalam 100 mL larutan CH3COOH 0,008 M. Ke dalam larutan campuran tersebut ditetesi dengan larutan FeCl2 encer an dihentikan pada saat larutan tepat jenuh (Fe(OH)3 tepat akan mengendap). Jika Ksp Fe(OH)2 = 6 x 10^-16, Kw = 10^-14, dan Ka = 10^-5), konsentrasi oin Fe2+ dalam campuran tersebut adalah … M
–> Kelihatan susah gak? Hehe, lumayan kok. Baiklah, soal UN ini menghubungkan materi hidrolisis garam dengan Ksp. Begini, kita cari mol NaOH dan CH3COOH:
*n NaOH = n CH3COOH = 100 mL x 0,008 M = 0,8 mmol
–> Terus, buat reaksinya:
NaOH + CH3COOH –> CH3COONa + H2O
m    0,8             0,8                     –                –
b    -0,8            -0,8                +0,8
s       –                 –                    0,8

Bersisa si garam CH3COONa, makanya terjadi sistem hidrolisis garam. Sebelumnya, cari molaritas total:
[CH3COONa] = [CH3COO-] = 0,8 mmol/100 mL + 100 mL = 4 x 10^-3 mol/L

–> Masukkan ke rumus hidrolisis garam, karena yang bersisa hanya si garamnya saja:
[OH-] = √Kw x [CH3COO-] / Ka
= √10^14 x 4 x 10^-3 / 10^-5
= 2 x 10^-6

–> Nah, untuk mencari ion Fe2+ sesuai pertanyaan, lirik senyawa apa yang terdapat dalam Ksp! Ya, Fe(OH)2. Terlihat ion senamanya adalah ion hidroksida (OH-). Maka buat rumus Ksp Fe(OH)2:
Fe(OH)2 ⇄ Fe2+  +  2OH-
Ksp = [Fe2+] [OH-]^2
6 x 10^-16 = [Fe2+] [2 x 10^-6]
[Fe2+] = 1,5 x 10^-4 M

Jawabannya: B. 1,5 x 10^-4

Mau soal seperti nomor 5, yuk cek nomor 6!🙂

6. (LKS hal 94 nomor 14, UN 2014) Sebanyak 12 mL gas HCl murni (P = 38 mmHg, 5 = 27 C) dan 48 mL gas NH3 (P = 38 mmHg, t = 27 C) dilarutkan ke dalam 250 mL air hingga seluruh gas larut dan volume air tidak berubah. Jika ke dalma larutan tersebut ditetesi larutan encer MgCl2 hingga tepat jenuh (tepat saat mengendap), konsentrasi Mg2+ dalam larutan tersebut adalah … M (Ksp Mg(OH)2 = 2 x 10^-12, Kw = 10^-14, Kb = 10^-5, R = 0,08 L atm/mol K)

–> Bedanya di sini, molaritas tidak diket. Maka dari itu, soal ini menghubungkan konsep stoikiometri pada persamaan gas ideal dengan Ksp dan larutan penyangga. Namun, beberapa satuan dari yang diket di soal harus diubah ke satuan SI, kecuali tekanan (P) dalam kimia satuannya tidak Pa, melainkan mmHg. Nah, pertama, cari mol dari HCl dan NH3:
*PV = nRT (HCl)
38 mmHg x 0,012 L = n x 0,08 x 300 K
n = 0,019 mol

*PV = nRT (NH3)
38 mmHg x 0,048 L = n x 0,08 x 300 K
n = 0,076 mol

–> Nah, sudah ada tuh mol-nya. Maka, reaksikan HCl dengan NH3, dan masukkan mol yang sudah didapat:
NH3     +   HCl    –>   NH4Cl
m   0,076      0,019             –
b  -0,019     -0,019          +0,019
s    0,057          –               0,019

Bersisa basa lemah (NH3) dan garam (NH4Cl), maka terjadi sistem Buffer. Sehingga:
[OH-] = Kb x [NH3] / [NH4Cl]
= 10^-5 x 0,057 / 0,019
= 3 x 10^-5

–> Seperti soal sebelumnya, untuk mencari [Mg2+], lirik senyawa apa yang terdapat dalam data Ksp, yaitu Mg(OH)2. Nah, masukkan [OH-] yang sudah didapat pada ion senama Mg(OH)2:
Mg(OH)2 ⇄ Mg2+  +  2OH-
Ksp = [Mg2+] [OH-]^2
2 x 10^-12 = [Mg2+] [3 x 10^-5]^2
[Mg2+] = 2,2 x 10^-3 M

Jawabannya: A. 2,2 x 10^-3 M

Mengerti?🙂

Lanjut: Hubungan pH dengan Ksp — Ksp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s