GOLONGAN IA (ALKALI)—KIMIA UNSUR

Okay, sekarang dibahas adalah golongan alkali (IA). Sebelumnya, sifat dalam kimia unsur ada 2, yaitu:
1. Sifat fisis = wujud, kekerasan, warna, bau, rasa, jari-jari atom, titik leleh dan didih, dan kalor jenis
2. Sifat kimia = Kereaktifan, daya reduksi dan oksidasi, sifat asam dan basa

Back to the topic! Golongan ini terletak paling kiri dalam tabel periodik unsur. Betul? Setuju? Woke! Golongan alkali memiliki sifat-sifat fisis dan kimia yang:

A. Semakin bertambah dari atas ke bawah
Di sini artinya, dari sifat unsur litium (Li) akan semakin bertambah hingga unsur sesium (Cs). Apa saja itu?

  • Jari-jari atom dan ion
  • Nomor atom
  • Sifat reduktor (oksidasi) atau daya reduksi
  • Sifat logam
  • Sifat basa
  • Kereaktifan

B. Semakin berkurang dari atas ke bawah
Artinya, dari sifat unsur litium (Li) akan semakin berkurang toh sampai unsur sesium (Cs). Apa saja itu?

  • Afinitas elektron (kemampuan menyerap elektron)
  • Energi ionisasi (kemampuan melepaskan elektron
  • Keelektronegatifan
  • Sifat oksidator (reduksi) atau daya oksidasi
  • Sifat asam
  • Potensial elektrode sel (E sel)
  • Titik leleh dan didih

Di atas merupakan sifat fisinya. Woke lanjut broh! Begini:

C. Reaksi-reaksi logam alkali

  • Reaksi dengan air
    Reaksi ini menghasilkan larutan basa alkali dan gas hidrogen. Namun, reaksi alkali dengan air menghasilkan percikan dan nyala, hingga ledakan dahsyat! Mantap! Ledakan tersebut bergantung letak unsurnya di periodik. Litium bereaksi lambat dengan air, tetapi natrium bereaksi hebat (ada percikan api), tapi lebih parahnya dari kalium hingga sesium akan meledak dahsyat! Makanya, jangan sekali-kali memegang logam alkali dengan tangan karena tangan mengandung keringat (berair) dan nantinya tanganmu malah hilang ckckck. Contohnya:
    2Na + 2H2O —> 2NaOH (aq) + H2(g) ; ΔH = – kJ
  • Reaksi dengan hidrogen (H2)
    Reaksi ini menghasilkan hidrida logam dengan biloks hidrogennya -1. Contohnya:
    2Na + H2 —> 2NaH
  • Reaksi dengan oksigen (O2)
    Reaksi ini menghasilkan 3 produk dengan biloks oksigen (-2, -1, dan -1/2), yaitu:
    ***Oksida logam (biloks -2)
    4Li + O2 –> 2Li2O
    ***Senyawa peroksida (kelebihan 1 atom oksigen)
    2Na + O2 —> Na2O (Khusus natrium saja yang menghasilkan peroksida dalam golongan alkali)
    ***Senyawa superoksida (kelebihan 2 atom oksigen ; biloks -1/2)
    L + O2 —> LO2 (khusus logam kalium, rubidium, dan sesium yang menghasilkan superoksida)
  • Reaksi dengan halogen (golongan VIIA)
    Reaksi ini menghasilkan garam, contohnya:
    2Rb + Cl2 —> 2RbCl (Rubidium klorida)

D. Warna nyala
Senyawa alkali memiliki sifat khusus yaitu warnanya lho!

  • Litium = merah tua
  • Natrium = kuning menyala (lampu jalan)
  • Kalium = ungu
  • Rubidium = merah biru keunguan
  • Sesium = biru / ungu (dominan biru)

E. Hubungan diagonal alkali dengan alkali tanah
Hubungan ini diartikan bahwa suatu unsur alkali memiliki sifat yang hampir persis dengan logam alkali tanah secara diagonal. Hubungan diagonal ini bisa terjadi pada seluruh unsur golongan utama, seperti di gambar ya:

HUBUNGAN DIAGONAL
HUBUNGAN DIAGONAL

CONTOH SOAL:

  1. Unsur alkali yang sifatnya mirip dengan magnesium adalah …
    A. Li                           C. K                          E. Cs
    B. Na                          D. Rb
    –> Penyelesaian:
    Soal ini adalah soal yang berkaitan dengan hubungan diagonal. Tampak pada gambar di atas, maka jawabannya litium (Li).
  2. Bila logam natrium dimasukkan ke dalam air, reaksi yang terjadi adalah …
    A. 2Na(s) + H2O(l) —-> Na2O(s) + 2H2(g) + energi
    B. 4Na(s) + 2H2O(l) —> 4NaH (s) + O2(g) + energi
    C. 2Na(s) + 2H2O(l) —> 2NaOH + H2(g) + energi
    D. 2Na(s) + 3H2O(l) —> Na2O(s) + 3H2(g) + O2(g) + energi
    E. 2Na(s) + 2H2O(l) —> Na2O2 (s) + 2H2(g) + energi
    —> Penyelesaian:
    Jika logam alkali dimasukkan ke dalam air, terbentuk sebuah basa alkali dan gas hidrogen.
  3. Untuk mengetahui jenis logam yang terkandung dalam cuplikan garam, dilakukan uji nyala. Jika ternyata pada uji nyala tersebut memberikan warna biru pekat, garam tersebut mengandung kation dari …
    A. Cs                                     C. Na                           E. Li
    B. Ba                                      D. K
    –> Penyelesaian:
    Sesium berwarna biru ; entah biru pekat, tua, muda.
  4. Jika suatu unsur yang baru ditemukan dimasukkan dalam kategori alkali, sifat unsur berikut yang tidak tepat adalah …
    A. merupakan unsur logam yang sangat elektropositif
    B. mudah bereaksi dengan air dan membentuk basa kuat
    C. dapat membentuk ion yang jari-jarinya lebih besar daripada jari-jari atom
    D. titik leleh dan didih relatif rendah
    E. ditemukan dalam bentuk senyawa biloks +1
    –> Penyelesaian:
    ***Obsein a = benar karena elektropositif berarti sangat mudah untuk melepaskan elektron (bermuatan positif ; +)
    ***Obsein b = benar karena seluruh logam alkali bereaksi hebat (mudah) dan membentuk basa kuat karena berdasarkan sifat periodik unsur terletak paling kiri yang berarti paling basa alias basa kuat
    ***Obsein c = salah karena jari-jari atom seharusnya lebih besar daripada jari-jari ion
    ***Obsein d = benar
    ***Obsein e = benar
  5. Oksida yang dalam asam sulfat dapat menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2) adalah …
    A. MnO2                      C. BaO2                    E. Na2O
    B. PbO2                       D. NO2
    –> Penyelesaian:
    Yang menghasilkan peroksida adalah senyawa golongan alkali, yaitu natrium. Maka jawabannya E:
    2Na2O + H2SO4 —> Na2SO4 + H2O2
  6. Di antara basa alkali berikut yang merupakan basa terkuat adalah …
    A. LiOH                     C. KOH                            E. CsOH
    B. NaOH                   D. RbOH
    —> Penyelesaian:
    Sifat basa semakin besar dari atas ke bawah, maka lebih kuat basanya di sesium hidroksida (CsOH).
  7. Sifat-sifat logam berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah …
    A. merupakan unsur yang sangat reaktif
    B. terdapat di alam dalam keadaan bebas
    C. dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garamnya
    D. ionnya bermuatan positif satu
    E. senyawanya mudah larut dalam air
    –> Penyelesaian:
    ***Obsein a = benar karena mudah melepaskan elektron artinya sangat reaktif
    ***Obsein b = salah karena terdapat di alam dalam bentuk senyawa ya bukan lagi karena sifat reaktifnya toh, iya toh.
    ***Obsein c = benar karena lelehan tidak mengandung air. Contoh lelehan NaCl nantinya dielektrolisis menghasilkan logam Na
    ***Obsein d = benar
    ***Obsein e = benar karena saking mudah larutnya dalam air, saking mudah meledak toh!
  8. Elektrolisis garam-garam alkali berikut yang dapat menghasilkan logam alkali adalah …
    A. larutan KI dengan elektrode C
    B. larutan KI dengan elektrode Fe
    C. larutan Na2SO4 dengan elektrode C
    D. lelehan NaCl dengan elektrode C
    E. larutan NaI dengan elektrode C
    –> Penyelesaian:
    Lelehan NaCl —> Na+ + Cl- nantinya di katode yang tereduksi bukan si air melainkan ion natrium (Na+) dan di anode teroksidasi ion klor (Cl-)
  9. Agar tidak rusak oleh udara, logam natrium dan kalium harus disimpan di dalam …
    A. air                                    C. botol plastik                             E. botol berwarna
    B. minyak                           D. botol kaca
    —> Penyelesaian:
    Logam alkali (natrium dan kalium, dsb) sangat mudah bereaksi dengan udara, makanya disimpan di dalam minyak. Minyak kan punya kekentalan yang tinggi jadi menghalang logam alkali bereaksi dengan udara🙂
  10. Diketahui empat unsur dengan konfigurasi elektron sebagai berikut:
    P = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  3d10  4s2  4p6  4d10  4f6  5s2  5p6  6s2
    Q = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  3d10  4s2  4p6  4d10  5s2
    R = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  3d10  4s2  4p6  5s2
    S = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  3d10  4s2
    T = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  4s2
    Pasangan unsur di atas yang termasuk logam yang memiliki sifat yang sama dengan natrium dan kalium adalah …
    A. P dan Q                             C. R dan S                                   E. S dan T
    B. Q dan R                             D. R dan T
    –> Penyelesaian:
    Gini lho, soal ini menghubungkan konfigurasi elektron modern dengan kimia unsur. Nah, keempat unsur itu disusun berdasarkan kulitnya (n ; kuantum utama). Coba deh kita susun berdasarkan sub kulit (l ; azimut) jadi supaya ketahuan di orbital terakhir nanti pokoknya yang ada sub kulit d dan f itu masuk ke golongan b. Nah intinya itu toh di sini yang sama dengan natrium dan kalium pasti golongan IIA kan? Oke susun ulang keempat unsur:
    ***P = 1s2   2s2  2p6  3s2  3p6  4s2  3d10  4p6  5s2  4d10  5p6  5s2  4f6  (berakhiran sub kulit f berarti golongan lantanida)
    ***Q = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  4s2  3d10  4p6  5s2  4d10 (sub kulit d berarti golongan b)
    ***R = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  4s2  3d10  4p6  5s2 (sub kulit s berarti golongan IA atau a)
    ***S = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  4s2  3d10 (sub kulit d berarti golongan b)
    ***T = 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  4s2 (sub kulit s berarti golongan IA atau A)

LANJUT : GOLONGAN IIA (ALKALI TANAH)—KIMIA UNSUR

2 pemikiran pada “GOLONGAN IA (ALKALI)—KIMIA UNSUR

  1. Ping-balik: KELIMPAHAN UNSUR-UNSUR—KIMIA UNSUR | AMALDOFT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s