LIPID—BIOKIMIA

Lipid disebut juga sebagai lemak dan digunakan untuk bahan makanan dengan nilai kalori yang tinggi, seperti mentega, margarin, susu, dan kacang-kacangan. Lemak juga sukar larut dalam air tetapi mudah larut dalam pelarut organik (nonpolar; ex = kloroform dan eter). Berikut, klasifikasi senyawa lipid:

A. Trigliserida (minyak)

struktur trigliserida
STRUKTUR TRIGLISERIDA (sumber: perpustakaancyber.blogspot.com)

Lipid trigliserida adalah ester dari asam lemak dan gliserol, dengan struktur memiliki gugus alkil (R1, R2, dan R3) yang merupakan gugus nonpolar dengan jumlah atom karbon antara 11 hingga 23. 

Lemak (lipid) berupa cairan pada suhu ruangan dan berasal dari tumbuhan (ex = minyak kelapa, minyak keledai, dan minyak jagung). Nah, lemak yang berwujud padat banyak mengandung asam lemak jenuh, sedangkan yang berwujud cair banyak mengandung asam lemak tak jenuh.

  • Asam lemak jenuh = asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap, contoh: asam laruta, asam miristat, asam stearat, asam palmitat, dan asam lignoserat
  • Asam lemak tak jenuh = asam lemak yang punya ikatan rangkap, contoh: asam oleat, asam linoleat, dan asam arakidonat
  • Asam lemak tak jenuh tunggal = disebut juga omega-9 karena ikatan rangkapnya terletak pada atom C kesembilan, contoh: asam oleat

B. Fosfolipid

Struktur fosfolipid seperti trigliserida, hanya saja pada fosfolipid hanya satu asam lemaknya igantikan oleh gugus fosfat yang mengikat alkohol (—OH) yang mengandung inti nitrogen. Contohnya: lesitin (fosfatidilkotin), sefalin (fosfatidiletanolamin), kuning telur, dan hati.

C. Steroid

Struktur dasar steroid
STRUKTUR STEROID (sumber: pemula-awaliharimu.blogspot.com)

Steroid merupakan lipid yang bukan turunan alkil alkanoat (ester) serta tidak punya gugus asam lemak. Gugus nonpolarnya berupa struktur dasar atom karbon sebanyak 17 dengan bentuk empat buah cincin seperti gabungan cincin benzena (lihat gambar). Contohnya: kolesterol (kuning telur, hati, udang, otak, ginjal, dan lemak hewan), estrogen, testosteron, asam-asam empedu, dehidroksikolesterl, ergosterol.

D. Asam nukleat (DNA dan RNA)

Asam nukleat adalah biomolekul yang berperan dalam penurunan faktor-faktor genetik dan proses sintesis protein. Asam nukleat ini juga merupakan polimer yang terhidrolisis menghasilkan nukleotida (monomernya).

Satu pemikiran pada “LIPID—BIOKIMIA

  1. Ping-balik: ASAM AMINO DAN PROTEIN—BIOKIMIA – AMALDOFT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s